Jumat, 07 Juli 2023

BELAJAR MENANAM MANGROVE

"Satu Mangrove untuk Seribu Kehidupan"


    Pada tanggal 14 Mei 2023 UKM-KOFAKAHA kembali melakukan aksi menanam mangrove yang dilakukan di Kawasan Mangrove Lamnga. Pada kegiatan “Belajar Menanam Mangrove” ini, diketuai langsung oleh Bunga Isra Laila yang merupakan Anggota Aktif UKM-KOFAKAHA dari DIVA 20. Kegiatan ini dibimbing oleh Bapak Muhammad selaku penggiat mangrove di kawasan tersebut. Pada kesempatan kali ini UKM-KOFAKAHA menanam sekitar kurang lebih 200 bibit mangrove. Mangrove sendiri merupakan hutan atau sekelompok tumbuhan yang hidup didaerah dipasang surut yang tumbuh ditepi pantai. Mangrove memiliki 100 jenis dan 61 terdapat di indonesia (Aceh) dan 39 sisanya terdapat di Amerika Latin.

Beberapa jenis mangrove di daerah pasang surut :

  1. Mucronata (dalam bahasa Aceh : Bangka'u) ---> ukurannya sekitar 60-70 cm. 
  2. Stylosa ---> ukurannya lebih pendek, atau setengahnya dari jenis Mucronata. 
  3. Apiculata
  4. Seriotagal 
  5. Avicennia


Dokumentasi. Foto bersama Pemateri "Bapak Muhammad"

    Bibit pohon bakau terbagi menjadi 3 bagian, yaitu Mahkota (paling atas), Kepala (Kotiledon) yang jika dibuka terdapat Plumula dan Buah (Propagul) yang dapat dimanfaatkan menjadi arang dengan cara dipotong-potong.
    Cara Penanaman Manggrove yaitu dengan cara siapkan tanah di polibag, tancapkan pohon Mangrove ke polibag lalu simpan didaerah pasang surut. Kemudian nanti setelah 35-40 hari, bagian kepala akan menggembung dan memanjang. Kemudian akan tumbuh pucuk & daunnya. Saat tersebut, benih pohon Mangrove sudah bisa dikeluarkan dari polibag dan ditanam di tanah. Lalu nantinya pada bagian buahnya, benjol-benjolannya akan mengeluarkan akar-akar tunjang. Meskipun hidup diair asin, pohon Mangrove meminum air tawar. Nantinya air asin akan dicerna didaun untuk menjadi air tawar lalu disebarkan keseluruh bagian tumbuhan. Hal ini dibuktikan dengan pada pagi harinya, permukaan daun akan terasa seperti garam- garam halus apabila di raba yang akan mencair dengan sendirinya jika terkena sinar matahari. Jadi, pohon Mangrove juga bisa hidup di air tawar. 2 lembar daun berarti berusia 1 bulan. 2 pangkat lembar daun berarti 2 bulan. 3 pangkat lembar daun berarti 3 bulan. dst... Pucuk daun bisa dipakai untuk mengukur keasinan air laut yang ada di tanah dalam proses pembuatan garam. Jarak penanaman dari pohon Mangrove juga sesuai kebutuhan/kepentingan.

Bibit Mangrove

Cara Penanaman Mangrove

    Pada umumnya, jika hanya untuk sekedar kawasan pemberdayaan/budi daya, 1 ha tanah bisa ditanami dengan 10.000 mangrove dengan rumus 1x1. Sedang penanaman pohon Mangrove untuk hutan mangrove yang berfungsi untuk menahan abrasi pantai, pohon Mangrove akan ditanam secara rapat dengan rumus 1x5 (mata lima) yang menghasilkan 1 ha tanah = 15.000 mangrove. Daun pohon Mangrove, terutama pucuknya, baik untuk menjadi pakan kambing, domba, sapi ataupun hewan ternak lainnya. Sementara itu, akar-akar dari mangrove yang saling bertautan, menjadi tempat yang baik untuk burung bangau bertelur.

Penyerahan Sertifikat kepada Pemateri

Penyampaian Materi

Foto Anggota UKM-KOFAKAHA bersama Pemateri "Bapak Muhammad"

“Jika bukan kita yang menjaga dan mau mencoba, siapa lagi. Banyak yang dapat kita manfaatkan dari Hutan Mangrove ini. Tidak hanya untuk kelestarian ekosistem, namun juga peningkatan ekonomi untuk masyarakat sekitar”- Bapak Muhammad.


#Divisi Satwa Aquatik Liar (SAL)
#SalamKofa
#SalamLestari!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENANGANAN MAMALIA LAUT TERDAMPAR 2025 “Tangan Kita, Harapan Mereka: Bersama Selamatkan Penjaga Laut” Pada hari Minggu, 28 September 2025 UK...